Universitas Gadjah Mada Magister Fitopatologi
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
  • berita
Arsip:

berita

Pengabdian Departemen HPT UGM Dorong Pengelolaan Penyakit Durian Secara Berkelanjutan di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas

berita Rabu, 4 Maret 2026

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Plana, Kecamatan Somagede, Kabupaten Banyumas, pada 4 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan dosen Departemen HPT, yaitu Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., IPU., Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Dr. Suputa, S.P., M.P., Prof. Dr. Ir. Triwidodo Arwiyanto, M.Sc., serta dosen purna tugas Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U. Kegiatan pengabdian dilakukan tepatnya di Kebun Durian milik Bapak Ganjar yang berlokasi di Desa Plana, Kecamatan Somagede.  read more

Identifikasi Patogen dan Penerapan Pengendalian Hayati dalam Pengembangan Durian di Dusun Siweru, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara

berita Rabu, 4 Maret 2026

Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan (HPT) Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Dusun Siweru, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara, yang dikenal sebagai “Kampung Durian”, pada 4 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan dosen Departemen HPT, yaitu Prof. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., Prof. Dr. Ir. Y. Andi Trisyono, M.Sc., Dr. Suputa, S.P., M.P., Prof. Dr. Ir. Triwidodo Arwiyanto, M.Sc., serta dosen purna tugas Dr. Ir. Sri Sulandari, S.U. Kegiatan pengabdian difokuskan pada penguatan budidaya durian varietas premium seperti Musang King dan Duri Hitam, yang saat ini banyak dibudidayakan oleh petani setempat. Namun, sejumlah tanaman dilaporkan belum berbuah. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, TIm dosen mendiskusikan penerapan teknologi budidaya, salah satunya metode top working (penyambungan pucuk), yang berpotensi meningkatkan produktivitas tanaman. Dalam kondisi opTImal, satu pohon durian dapat menghasilkan sekitar 80–150 buah per musim panen. Dusun Siweru merupakan bagian dari komunitas durian Rupaduri yang telah memasuki tahun kedua pengembangan. Pada tahun ini, program pengembangan durian direncanakan menjangkau hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Banjarnegara, dengan luas areal sekitar 344 ribu meter persegi dan sebanyak 2.782 pohon durian yang telah terdata. Selain pengembangan kebun, komunitas Rupaduri juga menyelenggarakan pelatihan dan edukasi bagi petani, pendampingan pemeliharaan kebun, serta pengembangan unit edukasi dan bisnis yang mencakup produksi buah segar dan kegiatan pembelajaran budidaya durian. Kegiatan ini turut didampingi oleh Mas Bayu selaku Ketua Rupaduri dan Mas Hakim selaku Wakil Ketua Rupaduri yang berperan dalam pengawalan manajemen dan perawatan kebun. Dalam kegiatan tersebut, TIm pengabdian juga memperkenalkan pemanfaatan agens hayaTI sebagai bagian dari pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), serta mendorong pengembangan durian lokal unggul melalui kontes varietas lokal. Diskusi teknis juga mencakup strategi pemupukan untuk merangsang pembungaan di luar musim, teknik sambung pucuk dan okulasi, serta faktor lingkungan seperti kekeringan tempat. Wilayah Sigaluh yang berada pada kisaran 500–600 meter di atas permukaan laut dinilai cukup ideal untuk budidaya durian, dengan kondisi opTImal pada ketinggian 600–700 mdpl. Aspek ekologi penyerbukan turut menjadi perhatian dalam diskusi, mengingat penyerbuk utama durian adalah kelelawar yang aktif pada malam hari, seiring dengan karakter bunga durian yang mekar pada malam hari. Hal ini menjelaskan rendahnya peran serangga diurnal seperti lebah dan kupu-kupu dalam proses penyerbukan. Untuk menjaga kualitas buah, petani juga menerapkan penyemprotan rutin setiap 15 hari sejak fase penTIl buah berukuran sebiji kopi guna mencegah serangan hama dan penyakit. Tim pengabdian juga mengidentifikasi berbagai permasalahan penyakit tanaman durian, seperti hawar daun, serangan hama pada batang, serta gejala jamur upas yang ditandai dengan lapisan putih pada batang yang menyebabkan jaringan tanaman mengering. Selain itu, kondisi iklim ekstrem, khususnya curah hujan TInggi, dilaporkan dapat memengaruhi kualitas buah, di mana sebagian buah matang lebih awal namun belum mencapai performa optimal, sementara sisanya baru matang dengan kualitas yang lebih baik pada fase berikutnya. read more

Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU. Ikuti Workshop Akreditasi LAM-PTIP untuk Penguatan Program Studi Fitopatologi

berita Rabu, 4 Maret 2026

Kegiatan workshop bertajuk “Sosialisasi Kebijakan, Mekanisme, serta Instrumen Akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP)” diselenggarakan sebagai upaya penguatan pemahaman sivitas akademika terhadap sistem penjaminan mutu dan akreditasi pendidikan tinggi bidang pertanian. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026, bertempat di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada, Gedung A Lantai 1. Workshop ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., selaku Direktur Dewan Eksekutif LAM-PTIP, serta Gusti Fauza, S.T., M.T., Ph.D., selaku Divisi Akreditasi LAM-PTIP. Kegiatan ini diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas dan program studi, termasuk dosen Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, yaitu Prof. Dr. Ir. Achmadi Priyatmojo, M.Sc., Ph.D., IPU., yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Magister (S2) Fitopatologi. Partisipasi dalam workshop ini memberikan manfaat strategis bagi pengembangan Program Studi S2 Fitopatologi, khususnya dalam peningkatan kualitas tata kelola akademik, penyelarasan kurikulum dengan standar akreditasi terbaru, serta penguatan sistem penjaminan mutu internal. Pemahaman yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan dapat mendukung perumusan kebijakan program studi yang lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing, sehingga mampu meningkatkan mutu pendidikan, kualitas lulusan, serta reputasi Program Studi S2 Fitopatologi dalam menghadapi tantangan pengembangan ilmu fitopatologi dan kebutuhan dunia pertanian yang semakin dinamis. read more

Kunjungan Ke Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta

berita Minggu, 26 November 2023

Pada hari Jumat tanggal 24 November 2023, siswa kelas Analisis Resiko Organisme Pengganggu Tumbuhan mengunjungi Kelas II Balai Karantina Pertanian, Yogyakarta untuk berdiskusi lebih dalam mengenai Analisis Resiko Hama. Kami belajar tentang definisi, proses dari awal hingga akhir, serta melakukan QnA dan sharing session. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dr. Suputa yang telah membawa kami dan juga para staf yang telah memberikan kami kesempatan untuk pergi ke sana dan memberikan kami sambutan yang hangat. Pengalaman yang luar biasa! Ayo Karantina Indonesia! read more

Halo Maba Fitopatologi angkatan 2023 Gasal

berita Selasa, 7 November 2023

Pada hari minggu, 17 September 2023 merupakan acara Halo Maba mahasiswa fitopatologi angkatan gasal 2023 yang diadakan oleh Ikatan Mahasiswa Fitopatologi UGM setiap penerimaan mahasiswa baru Fitopatologi UGM. Kegiatan ini dilaksanakan di selasar kantin fakultas pertanian UGM yang dihadiri oleh para dosen serta mahasiswa program studi fitopatologi dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 2021 gasal hingga angkatan 2023 gasal sebagai mahasiswa baru. Kegiatan Halo Maba bertujuan untuk menyambut mahasiswa baru program studi fitopatologi serta meningkatkan rasa kekeluargaan diantara anggota keluarga program studi Fitopatologi UGM. read more

12
Universitas Gadjah Mada

Magister Fitopatologi
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
Jl. Flora Bulaksumur, Yogyakarta 55281 INDONESIA
 : +62-274-523926
 : +62-274-523926
: fitopatologi.faperta@mail.ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY